Melangkah dan Beraksi Bersama Home Team Griya Langit
Bunda Saliha / 28 September 2021

Rencanakan apa yang ingin dilakukan, lalu lakukan apa yang sudah direncanakan agar tak hanya jadi khayalan. Yups, saatnya beraksi menjalankan family project yang sudah direncanakan. Dimulai dengan membuat kampanye agar orang aware dan tahu bahwa ada IG bernama @griya.langit yang lahir karena kami ingin berbagi hasil belajar tentang home schooling. Bahwa saya dan suami sedang merintis sebuah penjalanan panjang bersama anak-anak dalam sebuah kendaraan bernama home schooling yang tentu saja butuh banyak perbekalan berupa ilmu dan pengalaman. Bukan, bukan karena kami sudah lebih paham atau karena kami sudah berhasil menjalankan home schooling. Namun karena kami butuh arena untuk berbagi apa yang sedang kami jalankan dan yang sedang kami pelajari. Karena kami ingin melatih diri untuk mengkomunikasikan dan menginformasikan dengan cara yang lebih baik dan yang membahagiakan kami. Agar pengetahuan kami tentang home schooling meningkat sekaligus menjawab pertanyaan-pertanyaan teman atau saudara yang selama ini penasaran tentang home schooling. Apalagi jika apa yang nanti kami sampaikan nanti bisa mempengaruhi stigma-stigma negatif yang selama ini berkembang di masyarakat tentang home schooling. Hal itu tentu akan sangat membahagiakan kami. Namun, seberapa berdampakkah project kami, itu bukan hal yang utama. Biarlah hasil akhir menjadi hak dan rahasia Allah. Kami hanya ingin belajar dan berbagi hasil…

Membangun Tim
Bunda Saliha / 26 Juli 2021

Haloo Man-Teman. . . Baik, minggu ini jadwalnya bikin jurnal bunda salihah lagi nih. Minggu yang cukup padat jadwalnya. Cukup menguras pikiran. Kalau tenaga gak terlalu sih ūü§≠. Minggu ini kami sedang membangun tim untuk menjalankan project bersama. Dengan masalah atau tujuan yang sama. Beberapa teman melakukan user persona untuk mengkampanyekan problem statement-nya dan merekrut tim untuk menyelesaikan masalah tersebut. Berbeda dengan kebanyakan teman, saya memilih untuk membentuk tim dengan suami saja. Dengan pertimbangan kami memiliki masalah yang sama. Selain itu, saya memang sedang tidak ingin terlibat dengan banyak orang. Mengingat saya sudah memiliki tanggung jawab lain dengan tim yang lain. Apalagi emosi saya sedang tidak stabil. Keinginan saya disambut dengan senang oleh suami. Beliau terlihat bersemangat membangun tim dan mengerjakan project berdua. Hardskill dan softskill sudah saya petakan (ada di buku). Dan kami sepakat untuk membagi peran.¬†Suami sebagai leader sekaligus sebagai content creator.¬†Tugas saya adalah sebagai sekretaris dan mencari data. Tentu, perbedaan pandangan dan konflik akan dan sudah terjadi. Harapannya, kami bisa mengatasinya. Dan project kami bisa berjalan lancar. Kami bisa belajar lebih banyak tentang homeschooling dan bisa membagi hasil belajar kami kepada keluarga lain yang mungkin mengalami hal yang sama. Atau para orang tua yang mungkin sedang mempertimbangkan…

Zona O: Konferensi Virtual Wanita
Lain-lain / 9 Februari 2021

Haiii Hexagoniaaa, Kembali lagi di jurnal minggu ini. Minggu ini kami dikejutkan dengan hal tak terduga. Karena satu dan lain hal, webinar kami yang seharusnya berlangsung Sabtu, 6 Maret 2021 harus maju menjadi hari Minggu, 21 Februari 2021. Maju sekitar 2 minggu. Waktu yang semakin mendekati hari H, persiapan yang masih berproses, dan kurikulum bunda produktif yang berjalan beriringan, membuat kami galau dan panik. Sempat ngebul juga dengan kekhawatiran yang ada. Namun, alhamdulillah kegalauan dan kepanikan hanya berlangsung 2 hari. Setelah itu, kami kembali bekerja sesuai rencana dengan beberapa perubahan. Kami mulai menata semangat dan motivasi. Agar acara berjalan lancar dan bisa bermanfaat bagi peserta. Selain Project Passion (webinar dan MainMagz), di kota kami, Hexagon City, juga sedang ada hajatan besar-besaran yaitu Virtual Conference. Setiap kami bisa menjadi speaker, participant, bumblebee, dan atau butterfly. Tadi malam saja, per pukul 21.00 WIB, Hexagonia yang mendaftar menjadi speaker sudah 120-an orang. Artinya ada 120-an orang yang siap berbagi ilmu ke penjuru Indonesia dan dunia dengan platform-platfor yang disediakan yaitu, IG, FB, Youtube, Zoom, dll. Untuk sementara, saya memilih menjadi participant dan butterfly. Mengikuti materi teman-teman lain yang menjadi speaker lalu mengendapkan ilmu dan memprosesnya. Keinginan untuk tampil dan berbicara ada dalam diri….

Extramiles
Bunda Produktif / 12 Desember 2020

Selamat datang di HexagonCity Jurnal kali ini, dikumpulkan 2 minggu lagi, bukan 1 munggu. MasyaAllah-nya pembahasan jurnal di grup CH 9 Ibu dan Anak (Pangkuan Bunda) sudah selesai jauh sebelum deadline pengumpulan. Padahal di luar pembahasan dan pengerjaan jurnal banyak tugas atau kegiatan lain yang perlu kami bahas dan kerjakan. Sebuah peningkatan yang luar biasa. Menandakan bahwa kami semakin solid dan saling bekerja sama. Apakah kami tak ada kendala? Tentu saja ada dan banyak. Namun, kami saling bergandeng tangan untuk menyelesaikannya satu persatu kendala tersebut. Selain kerja kelompok yang baik, performa individu di kelompok kami sungguh menakjubkan. Perkataan Abah Rama bahwa setiap orang itu special dan very limited editon¬†terbukti disini. Ya, masing-masing dari kami membawa kekuatan masing-masing untuk bekerja di kelompok ini. Saya sempat tidak percaya diri karena merasa tak banyak yang saya perbuat untuk kelompok. Atau bahkan merasa diri ini blockers dengan beberapa kelemahan yang saya miliki. Termasuk komunikasi yang kadang to the poin dan sense of humor yang sangat rendah. Namun, saya kemudian menghayati setiap makna kata-kata di atas. Bahwa layaknya teman-teman saya di kelompok, saya pun spesial dan hanya satu di dunia ini. Peran yang saya ambil memang tidak sekrusial peran teman yang lain. Namun, saya kembali…

Jurnal Kontribusi Kota
Bunda Produktif / 30 November 2020

Hai hexagonia. . . Kaget, dikira pengumpulan jurnal 2 mingguan. Ternyata tidak. . . Kali ini, jurnal dikumpulkan minggu depan. Bukan 2 mingguan lagi. Hihihihi. Namuun, ini ciri khasnya Ibu Profesional yaaa. Selalu penuh kejutan. Selalu membuat kami, para anggotanya berdebar dan tentu saja semangat. Di Hexagon city ini kami sudah melewati 4 tahap. Rasa-rasanya seperti naik roller coaster. Eh kayak udah pernah naik aja yaah, padahal mah belum. Hihihi. Kita ibaratkan saja ya Buuun. Ibarat naik roller coaster, ada waktu naik-turunnya, ada waktu melambat lalu ada waktu kencengnya, ada deg-deg-annya, dll. Begitu juga di Bunda Produktif ini. Di awal, saat fase perkenalan dan adaptasi, ritme kerja dan ritme komunikasinya sungguh intens. Namun, entah mengapa beban kerjanya rasanya berat. Sepertinya karena kami masih meraba-raba apa yang harus dikerjakan dan bagaimana mengerjakannya. Beruntung, saya berada di tim yang di dalamnya adalah passionate people. Ritme perjalanan awal yang terasa ngos-ngos-an itu tidak membuat kami menyerah. Kami adalah orang-orang yang suka belajar terutama yang ada kaitannya tentang ibu dan anak. Passion¬†kami itu lah yang sepertinya membuat kami bertahan sampai saat ini. Tak lupa ada character cultivation disini. Menumbuhkan karakter kinerja yang bisa berdampak bagi paling tidak co-house masing-masing. Saya memilih karakter empathy, karakter…

Mengolah Rasa dan Mengolah Daya dalam Membangun Project Passion
Bunda Produktif / 10 November 2020

Kembali lagi di jurnal Bunda Produktif Zona H. Dua minggu ini adalah minggu yang cukup menguras pikiran dan tenaga. Bagaimana tidak, kami anggota keluarga Cluster Ibu dan Anak Pangkuan Bunda sedang menyamakan frekuensi. Beberapa kali melakukan video conference menggunakan zoom dan entah berapa kali diskusi di WAG dilaksanakan. Kami beradaptasi pada kondisi baru, kelompok baru, dan tugas baru. Kami adalah kelompok yang terdiri dari berbagai sifat, latar belakang budaya dan perbedaan lainnya yang tentu saja membutuhkan waktu untuk memandang pada tujuan yang sama. Bersyukur, 2 minggu penuh diskusi dan pengenalan ini membuat kami semakin tahu dan mengenal tim kami. Pembagian tugas dan tanggung jawab akhirnya dibuat. Saat itulah ritme diskusi dan adaptasi kami menurun. Ya, kami mulai tahu apa yang harus dikerjakan dan kepada siapa kami harus bertanya dan berkolaborasi. Kami mulai mengerjakan apa yang menjadi kapasitas dan kesukaan kami. Dan akhirnya, tugas-tugas dan apa yang harus kami lakukan mulai terurai sedikit demi sedikit. Selain pembagian tugas, kami akhirnya mampu membuat milestone untuk project passion kami, menentukan factor-faktor apa saja yang menghambat dan apa solusinya. Lalu kami juga mulai melaksanakan project kami di minggu ini. Ya, sebuah perjalanan yang awalnya samar tak tentu kemana, sekarang sudah mulai menunjukkan terangnya. Saya…

Karakter kinerja? Apa itu?
Bunda Produktif / 27 Oktober 2020

Jurnal bunda produktif kembali lagiii. . . Minggu ini di WAG co-house pangkuan bunda ramai dengan pembahasan dan diskusi tentang tugas. Tentang karakter kinerja dan apa saja yang bisa memperlancar atau menghambat karakter kinerja tersebut. Menyatukan 9 kepala dengan 9 pemahaman dan ide tentu sebuah tantangan. Belum lagi jam online dan kesibukan yang berbeda. Memang belum sempurna tapi kami berhasil melewatinya. Termasuk karakter kinerja yang akan kami bangun Ada 5 karakter kinerja di kelompok kami. Dua karakter kinerja menjadi kekuatan saya di Talents Mapping Assesment. Sempat bingung mau pilih yang mana. Namun akhirnta saya memilih empathy sebagai karakter kinerja. Kenapa? Karena saat bersama anak, saya ingin bermain layaknya anak. Merasakan apa yang mereka rasakan. Bahagia saat mereka bahagia, memahami kesedihan ketika mereka sedih. Dan mencoba membaca apa yang mereka suka dan apa yang mereka tidak suka. Hingga mereka nyaman bermain. Hingga apa yang seharusnya tumbuh dari diri mereka tumbuh dengan baik tanpa saya harus menggegasnya. Ah iya, agar saya juga tak terlalu fokus pada hasil. Agar saya tak lekas frustasi saat apa yang saya inginkan terkait anak belum terlihat. Empathy¬†juga ingin saya kembangkan saat berinteraksi dengan teman-teman di co-house.¬†Memahami setiap kondisi dari kami yang pasti berbeda satu dengan yang lain….

Pemilihan Umum di Hexagoncity
Bunda Produktif / 6 Oktober 2020

Pemilu? Apa yang kawan-kawan bayangkan? Kampanye? calon presiden? debat? Nah, kita intip yuk pengertian pemilu menurut KBBI. Pe.mi.lih.an umum pemilihan yang dilakukan serentak oleh seluruh rakyat suatu negara (untuk memilih wakil rakyat dan sebagainya). Yups, sebuah sistem pemilihan yang dilakukan serentak untuk memilih wakil rakyat. Biasanya sih memilih presiden, gubernur, walikota, dll. Pemilu identik dengan debat panas, kampanye di jalan, kubu sana kubu sini, dll. Betul? Persepsi itu hilang saat saya ikut berpartisipasi di pemilu hexagonicity. Pemilu yang dilakukan secara online ini diikuti oleh 6 calon walikota hexagoncity. Setiap cawalkot memiliki visi misi yang keren-keren. Dan mereka berkomitmen untuk saling berkolaborasi setelah pemilihan selesai. Siapa pun yang terpilih. Saat sesi menyampaikan visi misi pun berjalan dengan lancar. Terasa suasana bersemangat dan saling menghargai. Tidak ada yang berusaha saling menjatuhkan. Tim suksesnya pun keren-keren. Berkampanye dengan semangat menonjolkan kelebihan pilihannya tanpa berusaha menjatuhkan yang lain. Menunjukkan siapa pilihanmu disini tidak akan membuat warga saling bermusuhan. Kami tetap bisa menyuarakan siapa pilihan kami tanpa takut kehilangan teman. Sungguh suasana yang sangat nyaman dan indah. Saat pemilihanpun terlaksana dengan lancar dan aman. Tingkat partisipasi warga hexagoncity 91,97%. Tingkat partisipasi yang besar bukan? Tingkat partisipasi pemilu tertinggi dibanding negara mana pun yang pernah melakukan…

Mendesain Rumah Hexagon
Bunda Produktif , IIP / 25 September 2020

I’m Hexagonia. Eyaaa, apa itu hexagonia? Hexagonia adalah penghuni hexagon city. Kota untuk para wanita yang ingin lebih produktif dan sudah lulus bunda cekatan. Betul. Program ini adalah lanjutan program bunda cekatan, Institut Ibu Profesional. Yaitu bunda produktif. Dan inilah tulisan pertama saya tentang hexagonia city. Nah-nah, hexagonian diberi sebidang kavling berbentuk hexagon untuk dibuat rumah. Rumahnya seperti apa? Bebas. Tergantung imajinasi dan kreativitas masing-masing hexagonia. Yang pasti, rumah ini adalah gambaran passion yang sudah di pilih. Dan inilah, desain rumah saya Jadiii, pekan kemarin saya memilih ibu dan anak sebagai passion. Kenapa? Karena menjalankan tugas sebagai ibu dan bertumbuh bersama anak adalah hal membahagiakan saya saat ini. Nah, ada apa saja sih di rumah saya 1. Ruang eksplorasi. Disini tempat saya dan anak-anak bereksplorasi. Tempat anak-anak bermain, bereksperimen, dan segala sesuatu yang ingin anak lakukan. Sekaligus tempat saya bermain bersama mereka sekaligus observasi perkembangan mereka. Jika akhir minggu bisa digunakan untuk membuat melaksanakan family project disini 2. Ruang buku dan ibadah Tempat buku-buku saya dan anak-anak berada. Kami beribadah, membaca, berdiskusi, belajar, relfleksi disini. 3. Dapur Tempat saya menyediakan makanan untuk anak-anak dan suami. Sekaligus tempat eksplorasi anak-anak dan saya. Karena masak adalah salah satu hal yang bisa kami…

Warna-Warni Sayap Kupu-Kupu
Bunda Cekatan / 7 Juli 2020

Selasa siang, Waktunya jurnal bunda cekatan. . . Minggu ini kami diminta untuk merayakan keberhasilan dengan memberikan surat kepada mentee dan atau mentor. Tadi pagi, saya dan mentor berbalas surat. Begini isinya Setelah beberapa waktu lalu melakukan false celebration, lalu minggu lalu menuliskan kemajuan, minggu ini kami merayakan keberhasilan bersama dengan saling berterima kasih lewat surat. Pengalaman yang menyenangkan dan indah. Semoga perjalanan kami berdua melawati fase ini di ridloi Allah. Aamiin. Selain saling merayakan keberhasilan, minggu ini kami diminta untuk mewarnai kupu-kupu. Warnanya terserah kami. Bisa disesuiakan dengan kondisi emosi masing-masing selama menjalani proses mentoring. Penasaran dengan warna kupu-kupu saya?? Berikut kupu-kupu saya dengan warnanya. Berbekal gambar yang di print dan krayon anak-anak, saya mewarnainya. Ada warna gelap, ada pula warna terang. Begitulah saya menggambarkan kupu-kupu saya di program mentorship. Warna gelap menunjukkan bahwa ada kalanya saya merasa malas, jenuh, tak mengerti dan melakukan kesalahan. Warna cerah menunjukkan bahwa ada hal positif yang saya dapat selama mentorsip. Yaitu mendapatkan mentor yang kompeten, mendapat ilmu dari mentor yang dapat diaplikasikan, juga mendapat proses penuh insigh dari perjalanan kelas ini yang bisa diaplikasikan dalam kehidupan. Nyatanya, warna gelap yang ada dalam sayap kupu-kupu tak mengurangi keelokan si kupu-kupu bukan? Bahkan menambah…