Review: Ceros dan Batozar

19 September 2018

Judul: Ceros dan Batozar

Penerbit: PT. Gramedia

Pengarang: Tere Liye

Tebal: 376 halaman

Tanggal terbit: Mei 2018

Ceros

Pada awalnya Raib, Seli, dan Ali mengikuti karyawisata sekolah disalah satu situs kuno terkenal. Hingga akhirnya dengan menggunakan kekuatan dan teknologi tinggi yang mereka punya, mereka menemukan ruangan di perut bumi di bawah situs kuno tersebut.

Di dalam ruangan tersebut mereka disambut dengan pemandangan indah dan menakjubkan. Namun ketika hari mulai malam, keluar monster besar berbadan manusia berkepala badak. Mengamuk dan menghancurkan apapun yang dia temui. Rais, Seli, dan Ali bertarung mati-matian menghadapi monster tersebut.

Ceros itulah nama moster badak yang semalam menyerang mereka bertiga. Ngglanggeran dan Nglanggeram yang memberi tahu mereka. Orang dari klan Aldebaran yang membantu dan merawat mereka setelah diserang ceros.

Batozar

Tersebar kabar sebuah ufo melintasi di atas situs kuno tempat karyawisata sekolah. Raib dan Seli mengira itu adalah Ily yang terlihat manusia karena keteledoran Ali. Namun, ternyata itu buka Ily, melainkan kapsul yang diduga diambil oleh seorang pembunuh, psikopat, dan penjahat besar klan bulan yang melarikan diri dari penjara. Penjahat kelas berat itu adalah Batozar.

Sebenarnya mereka bertiga dilarang keras menyelidiki kasus tentang hilangnya kapsul maupun tentang Batozar. Tanpa disangka mereka bertemu dengan Batozar di sebuah rumah makan. Kemudian mereka memutuskan mengikuti dan menyelediki dimana Batozar bersembunyi.

Banyak hal tak terduga ketika mereka akhirnya diculik Batozar. Bahwa ternyata Batozar tak sejahat yang diberitakan selama ini. Berkat dia pula Rais bisa menggunakan teknik berbicara dengan alam untuk menunjukkan wajah istri dan anak Batozar yang sudah hilang dari ingatan Batozar. Dan ada rahasia besar mengejutkan yang terbongkar berkat teknik yang dilakukan Raib berkaitan dengan kejahatan Batozar.

📚📚📚📚📚📚📚📚📚📚📚📚📚📚📚📚

Pertama kali yang ada di kepala saya ketika membaca Ceros dan Batozar adalah kisah Harry Potter dan Berat. Harry Potter karena bercerita tentang petualangan pemuda-pemudi ke dunia yang berbeda dengan kekuatan unik yang selama ini tak ada. Berat karena beberapa tahun terakhir buku yang dibaca berganti dari novel menjadi buku parenting atau buku anak. Selain itu, sudah lama sekali saya tak membaca karya non-fiksi dengan bahasa tingkat tinggi dan istilah-istilah yang asing. Dan yang paling penting adalah saya belum membaca buku pertama sampai ketiga!

Dua hari lalu akhirnya kangen membaca dan akhirnya saya teruskan membaca buku ini. Ternyata setelah berniat, rasa-rasanya tak mau berhenti membaca. Serasa ikut berpetualang dengan tiga anak muda pemberani dengan kekuatan unik. Raib bisa menghilang, Seli bisa mengeluarkan petir dari tangan, dan Ali si anak super jenius yang bisa berubah jadi beruang ketika marah. Seakan merasakan deg-deg-an menghadapi ceros dan ikut terharu ketika mereka kehilangan Batozar. Mengembangkan imajinasi tentang teknologi tingkat tinggi yang berkembang di dunia paralel. Membayangkan kehidupan di klan bumi, klan bulan, klan matahari dan klan aldebaran. Klan aldebaran adalah klan baru yang baru diceritakan dibuku ini.

Dan ternyata, walaupun belum membaca buku 1, 2, dan 3, saya tetap bisa menikmati alur yang diceritakan dibuku ini.

Setelah ini, “Komet” buku kelima dari serial “Bumi” siap dibaca. Semoga bisa semenyenangkan membaca “Ceros dan Batozar”. Lalu, setelah itu bisa membaca juga buku-buku pendahulunya.

“Books are the quietest and most constant of friends; they are the most accessible and wisest of counselors, and the most patient of teachers.” — Charles William Eliot

 

#odoprumlitipjepara

Tidak ada Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *