Rencana dan Langkah Ibu Si Pendidik Rumahan

9 Juni 2020

Siaaang. . .

Kembali lagi di tugas bunda cekatan ibu profesional. Perlu pemanasan ekstra untuk mengikuti perkuliahan setelah 2 minggu libur lebaran. Ada yang sama?? 😁

Kemarin adalah H-1 hari terakhir pengumpulan tugas, si mama ini baru berhubungan lagi dengan mentor. Pun baru melihat video dari bu Septi kemarin siang. Mepet banget! 😅

Bersyukur dapat mentor yang menerimaku apa adanya. Menerima diskusi bab perencanaan pembelajaran di waktu yang sudah mepet ini. Terima kasih Mbak Nuni!🥰

Ah iya, minggu ini kami diminta untuk membuat planning. Saya memahaminya sebagai planning jangka pendek, menengah, dan panjang.

Saya bentangkan peta. Melihat kembali apa tujuan saya, ilmu apa saja yang akan diterapkan dan ditekuni beserta deadlinenya.

 

Setelah itu, saya pun membuat daftar ilmu apa saja yang harus saya pelajari berkaitan dengan tujuan saya tersebut. Dan tentu saja membuat skala prioritas.

 

Sebenarnya banyak sekali ilmu yang ingin dipelajari. Namun, diri ini harus diingatkan bahwa harus fokus pada apa yang disenangi terlebih dahulu. Dan dunia anak dan pendidikan memang menjadi daya tarik tersendiri bagi saya saat ini. Apalagi saya merasa bertanggung jawab terhadap pendidikan sekaligus pengasuhan anak-anak. Oleh karenanya, pengelolaan emosi dibarengi dengan mempelajari ilmu-ilmu yang berkaitan dengan anak adalah prioritas saya saat ini. Sedangkan ilmu lain seperti menanam, memasak, dll akan saya jadikan kegiatan bersama anak.

Dan yang terakhir, saya membuat rancangan kegiatan untuk kegiatan mentorship. Tabel inilah yang saya diskusikan bersama mentor. Saya buat terlebih dahulu capaian sekaligus target selama mentorship. Sepemahaman saya. Lalu saya ajukan pada mentor.

Alhamdulillah, disetujui. Seperti itulah langkah mentorship yang akan kami lakukan 6 minggu ke depan. Begitu kata mbak Nuni.

Legaa. . .

Rencana sudah dibuat, tinggal kita lepaskan dari genggaman. Serahkan semua pada Allah. Jangan digenggam terus, karena akan membuat stres. Karena jika kita genggam, maka kita akan kecewa jika hasil tak sesuai harapan.

Begitu kira-kira pesan Bu Septi di dalam kelas.

Bismillaahirrohmaanirokhiim. . .

Semoga rencana dan tujuan saya berjalan lancar. Aamiin

Tidak ada Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *