Perjalanan Mencari Akar Masalah

16 Agustus 2021

Hai Man-Teman,

Apa kabar nih? Semoga semua dalam keadaan sehat ya. . .

Minggu ini cukup menantang bagi saya karena banyak kegiatan dan tugas yang harus dikerjakan, sampai bingung mau mengerjakan yang mana dulu. Hihihi. . .

Di kampus ibu pembaharu sendiri saat ini kami masuk materi menguatkan kembali akar masalah dengan tim. Dan menjadikan masalah aku dan masalahmu menjadi masalah kita.

Dan ya, setelah ditelusuri, saya dan suami punya masalah besar yang sama terkait homeschooling (HS). Namun memiliki akar masalah yang sedikit berbeda. Saya sendiri kadang merasa tak PD saat menjalankan HS. Apalagi saat menjelaskan HS kepada orang yang bertanya. Saya merasa ini dikarenakan kurang belajar tentang HS. Sedangkan suami, PD-PD saja menjalankan HS dan lebih ingin berbagi pengetahuan dan pengalaman terkait HS.

Akhirnya, problem statement pun berubah. Titik tengah yang kami dapat adalah kami memilih untuk fokus bagaimana agar PD menjelaskan ke orang lain tentang HS yang kami jalankan. Suami bisa PD menjelaskan apa yang ingin beliau sampaikan. Saya PD menjelaskan dan menjawab pertanyaan dari orang lain yang ingin tahu tentang HS. Apalagi akhir-akhir ini, semenjak pandemi, banyak teman yang tertarik dan bertanya tentang HS.

Setelah menentukan problem statement baru, kami melakukan aktivitas startbursting. Membuat pertanyaan sebanyak mungkin dengan kata why, what, where, who, when, dan how. Seruuu sekali saat saya dan suami melakukan aktivitas startbursting ini. Saya dan suami perlu beberapa hari untuk berdiskusi karena waktu yang disepakati adalah malam setelah suami pulang kerja dan makan malam. Belum lagi perbedaan pendapat yang jadi bumbu penyedap ditengah-tengah diskusi. Kadang diskusi berjalan hangat, kadang memanas. Sungguh menantang. Hihihi.

Nah, ini adalah hasil diskusi kami

Nulisnya sengaja pakai buku agar sewaktu-waktu bisa dibaca bersama. Dan saya sendiri juga sebenarnya lebih suka mencatat menggunakan buku dan ditulis dibanding menggunakan laptop.

Oiya, terkait project ini, saya dan suami juga mewawancarai beberapa teman untuk mendapatkan sudut pandang yang lain dan memperkuat akar masalah. Saya mewawancarai 2 orang teman yang juga sendang menjalankan HS dan 1 saudara yang bekerja di kementrian pendidikan melalui WA.

Bakat communication saya dan suami tergolong rendah dan kami juga tidak mudah untuk SKSD dengan orang baru. Maka, untuk project ini kami memulai dengan teman dan saudara yang kami kenal dahulu dan melalui WA karena itulah yang membuat saya dan suami nyaman dan bahagia untuk saat ini.

Dari wawancara yang saya lakukan, saya mendapat banyak sekali informasi yang sebelumnya belum saya ketahui dan menguatkan apa yang menjadi pemikiran saya dan suami. Lewat teman yang juga menjalankan HS, saya merasa tidak sendiri, ternyata selama pandemi ini beliau juga lebih sering ditanya tentang HS. Halo Mbak Rinda, terima kasih ya sharingnya. Lewat saudara saya yang bekerja di Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan, saya banyak mendapatkan informasi dan link tentang pendidikan di Indonesia terutama tentang legalitas homeschooling dan juga tentang asesmen nasional serta link-link portal belajar dari kemendikbud.

Berikut link-link dari kemendikbud.

  • Tentang legalitas HS

https://jdih.kemdikbud.go.id/arsip/Permendikbud%20Nomor%20129%20Tahun%202014.pdf

  • Tentang NISN

https://nisn.data.kemdikbud.go.id/

  • Tentang asesmen nasional

https://pusmenjar.kemdikbud.go.id/AKM/

  • Portal belajar dari kemendikbud

https://belajar.kemdikbud.go.id/

  • Bank soal dari kemendikbud

https://banksoal.belajar.kemdikbud.go.id/

  • Buku-buku teks dari kemendikbud

https://buku.kemdikbud.go.id/

Semakin tercerahkan apalagi masalah legalitas dan tentang asesmen nasional.Halo onty Endang, terima kasih sharing dan informasinya. . .

Dari diskusi dengan suami dan bertanya dengan beberapa teman, problem statement kami menjadi lebih kuat. Semoga project kami berjalan lancar dan berbuah kemanfaatan. Aamiin.

Tidak ada Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *