Percobaan Membuat Gunung Api

4 Juli 2018

Buku di atas adalah salah satu buku Widya Wiyata Pertama (WWP) semacam ensiklopedi yang isinya kumplit banget. Daaan Akhtar suka banget. Nah, di buku yang judulnya “Cobalah Sendiri” ini, seeegala macam percobaan mau dibikin sama Akhtar.

“Mah, aku mau bikin ini, yang ini juga. Ini juga ya maah.” Kata Akhtar

Saya? “Iyaa.”

 

Kemarin kami sudah bikin wayang. Alhamdulillah jadi walaupun seadanya dengan segala keterbatasan saya tentang menggambar. Saya paling tidak bisa gambar kreatif semacam ini. Nah, kalau gambar yang ada ukuran misal perspektif atau gambar teknik, lumayan yaaa. Hihihi. (Ngeles aja ini mamak 😂).

 

Nah, ini penampakan wayang ala-ala saya. Walapun tak sempurna dan tak rupawan, Akhtar suka lhooo. Terbukti ya mak, anak tidak menuntut kesempurnaan kita, tapi ketersediaan kita. Belajar lagi dari anak. 😍😍

 

Hari ini, giliran kami membuat gunung berapi. Bagaimana caranya? Berikut cara yang saya pakai sesuai instruksi yang ada di buku di atas.

Membuat Lempung (PLAY DOUGH)

Bahan:

  1. 180 g terigu;
  2. 110 g garam;
  3. 60 ml minyak goreng;
  4. 125 ml air;
  5. Sendok;
  6. Mangkuk.

Cara membuat:

  1. Campurkan terigu dan garam sampai rata dalam mangkuk;
  2. Tambahkan air dan minyak goreng sedikit demi sedikit sambil diaduk;
  3. Uleni campuran itu selama tiga-empat menit sampai menjadi lempung. Kalau retak, berarti adonan terlalu kering. Tambah air dengan membasahi tanganmu dan uleni terus. Bila lempung terlalu lengket, tambahkan sedikit terigu;
  4. Masukkan lempung buatanmu itu dalam wadah atau kantong plastik yang kedap udara dan simpanlah dalam lemari es.

(Sumber: WWP : Cobalah Sendiri)

Note: kalau yang saya buat bersama Akhtar, bahan sama tetapi ukuran tidak sama. Tidak kami ukur alias asal cemplung.

 

Membuat Gunung Api

Bahan:

  1. Stoples;
  2. Gelas ukur;
  3. Sendok;
  4. Soda kue;
  5. Cuka;
  6. Deterjen;
  7. Air;
  8. Pewarna merah;
  9. Air;
  10. Ranting;
  11. Lempung.

Cara membuat:

  1. Buatlah gunung dari lempung. Bila tidak ada, gunakan pasir basah atau lumpur. Buat lubang di bagian atasnya hingga dapat memuat stoples. Masukkan stoples ke dalamnya;
  2. Tuangkan empat sendok kecil soda kue ke dalam stoples. Dalam wadah lain, campurkan 125 mililiter air, 30 gram deterjen, 60 militer cuka, dan sesikit pewarna makanan merah;
  3. Tuangkan campuran itu ke dalam stoples yang berisi soda kue. Asap dan “lahar” merah akan meluap keluar seperti gunung api yang sesungguhnya.

(Sumber: WWP: Cobalah Sendiri)

Note: sama seperti ketika membuat lempung, saat membuat “lahar” saya asal cemplung. Di percobaan pertama, sempat tidak berhasil karena soda kue yang saya taruh di stoples (saya menggunakan tutup botol sirup AB* ) terlalu sedikit, sehingga “lahar” tidak naik. Setelah itu, saya masulkan soda kue yang banyak di stoples. Baru setelah itu, “lahar” bisa keluar.

 

Saking senangnya, Akhtar sampai teriak-teriak lihat reaksi antar bahan itu. Daan ternyata reaksi yang terjadi itu adalah antara soda kue dan cuka. Dua bahan itu akan menghasilkan banyak gelembung kecil-kecil gas karbondioksida. Diterjen berfungsi untuk membuat gelembung tambah banyak. Tapi, sebelum pakai diterjen, coba dilihat di label diterjennya ya. Karena ada diterjen yang menghasilkan gas beracun jika dicampur bahan lain. Keterangan ini juga saya dapat dari buku ya mak. Masih di buku WWP “Cobalah Sendiri”.

Akhtar ga saya jelasin tentang reaksi itu ya mak. Saya cuma menjelaskan tentang begitulah jika gunung berapi meletus. Kita bikin pura-pura nya.

Alhamdulillah, lega bisa menepati janji. Daan, masih ada banyak percobaan lagi yang siap diminta Akhtar. Semoga mamak selalu sehat dan sabar. Aamiin 😁😁.

Setiap anak terlahir sebagai pembelajar, jika kemudian ada anak yang tidak suka belajar, mungkin cara atau medianya yang tidak disukainya. Tugas kita yaa mak, menyediakan media dan cara yang mereka suka. Semoga selalu diberi kemudahan. AAMIIN.

 

Kudus, 4 Juli 2018

Ibu yang sedang menemani anak belajar


 

Tidak ada Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *