Mengolah Rasa dan Mengolah Daya dalam Membangun Project Passion

10 November 2020

Kembali lagi di jurnal Bunda Produktif Zona H.

Dua minggu ini adalah minggu yang cukup menguras pikiran dan tenaga. Bagaimana tidak, kami anggota keluarga Cluster Ibu dan Anak Pangkuan Bunda sedang menyamakan frekuensi. Beberapa kali melakukan video conference menggunakan zoom dan entah berapa kali diskusi di WAG dilaksanakan. Kami beradaptasi pada kondisi baru, kelompok baru, dan tugas baru. Kami adalah kelompok yang terdiri dari berbagai sifat, latar belakang budaya dan perbedaan lainnya yang tentu saja membutuhkan waktu untuk memandang pada tujuan yang sama.

Bersyukur, 2 minggu penuh diskusi dan pengenalan ini membuat kami semakin tahu dan mengenal tim kami. Pembagian tugas dan tanggung jawab akhirnya dibuat. Saat itulah ritme diskusi dan adaptasi kami menurun. Ya, kami mulai tahu apa yang harus dikerjakan dan kepada siapa kami harus bertanya dan berkolaborasi. Kami mulai mengerjakan apa yang menjadi kapasitas dan kesukaan kami.

Dan akhirnya, tugas-tugas dan apa yang harus kami lakukan mulai terurai sedikit demi sedikit. Selain pembagian tugas, kami akhirnya mampu membuat milestone untuk project passion kami, menentukan factor-faktor apa saja yang menghambat dan apa solusinya. Lalu kami juga mulai melaksanakan project kami di minggu ini. Ya, sebuah perjalanan yang awalnya samar tak tentu kemana, sekarang sudah mulai menunjukkan terangnya.

Saya bersyukur bertemu dengan tim yang penuh semangat dan penuh integritas ini. Kami saling membantu dan bekerjasama untuk tujuan yang sama.

Dan hasil diskusi kami dua minggu ini adalah sebuah project passion dengan output berupa karya yang bisa menjadi kenang-kenangan kami sekaligus berharap kenang-kenangan ini bisa menjadi inspirasi teman-teman yang lain di luar tim pangkuan bunda.

Kami juga membuat milestone atau target-target yang ingin kami capai beserta tantangan dan solusinya. Tak lupa kami membuat selfevaluation. Ev-aluasi terhadap perkembangan diri kami secara pribadi terhadap project yang sedang kami jalankan.

Ah iya, di milestone pertama project passion kami, saya memilih habit konsisten. Kenapa? Karena saya berharap saya bisa konsisten menjalankan apa yang ingin saya lakukan dan membuatnya menjadi habbit.

Karakter yang saya pilih Habit yang saya pilih Saya berkomitmen Kontribusi Evaluasi
Empathy Konsisten bermain bersama anak dengan empathy

 

Konsisten membuat 1 jurnal kegiatan  untuk masing-masing anak

Setiap hari bermain dengan anak dengan empathy selama 1 jam. Dan 10-15 masing-masing anak.

 

Setiap hari membuat jurnal saat anak tidur siang

Hari pertama (Ahad, 8 Nov 2020) belum bisa melaksanakan T60 karena kondisi badan yang terasa capek dan Lelah secara fisik dan mental.

 

Hari kedua bisa melaksanakan T60 dengan baik tetapi belum bisa membuat jurnal

 

Hari ketiga bisa melaksanakan T60 dan bisa membuat jurnal

Selalu memperbaiki semangat agar terus bisa konsisten

 

Semoga project ini berjalan lancar, tim pangkuan bunda kompak selalu, dan menghasilkan karya yang bisa menginspirasi banyak orang. Aamiin

Tidak ada Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *