Membuat Game Sederhana dengan Lego

25 April 2019

Lego merupakan permainan yang cukup populer beberapa tahun terakhir ini. Permainan ini pun memiliki banyak manfaat yang sudah tak diragukan lagi.

Dari lego, anak menjadi

  1. Mengenal warna : lego yang memiliki warna-warna cerah dan beragam membuat orang tua mudah mengenalkan warna dengan lego.
  2. Tahu hitungan sederhana : Dengan lego anak bisa mengenal besar kecil dan panjang pendek.
  3. Lebih kreatif : Banyak bentuk yang bisa diciptakan anak. Dari hasil karya dari lego pun bisa dikembangkan lagi menjadi cerita atau permainan peran.
  4. Lebih sabar : lego melatih anak lebih sabar menyusun satu demi satu agar dapat objek yang diinginkan. Juga saat menghadapi hasil buatannya jatuh dan terlepas.
  5. Terlatih motorik halusnya
  6. Terlatih komunikasinya
  7. Dll

Paling tidak beberapa manfaat itu lah yang anak-anak saya dapat dari lego.

Belum lagi ketika mereka tiba-tiba memperlihatkan hasil karya tak terduga mereka kepada saya.

Seperti kemarin ketika Akhtar keluar dengan game yang dia buat dari lego.

Game sederhana dari lego

Permainan “Waktam” begitu nama permainan ini ketika saya tanyakan pada si pembuat.

Cara bermainnya sangat sederhana. Ada lego kecil berukuran 2×1 dijadikan objek. (Pada gambar di atas, objek adalah lego yang berwarna orange kecil.)

Nah, kotak atau board nya digoyang agar objek tersebut melewati rintangan sehingga sampai di bawah. Jika tidak jatuh dan sampai di bawah dengan selamat maka menang. Begitu Akhtar menjelaskan.

Mirip sekali dengan permainan saat kecil. Hanya saja saya tak tahu apa namanya. Di google pun tak dapat saya temukan.

==================================

Penemuan Akhtar ini bagi saya mengagetkan juga membanggakan tentu saja. Anak usia 5 tahun sudah bisa membuat permainan sederhana ala dia.

Makin mengharu biru saat ditanya darimana dia dapat ide, dia bilang tak mikir. Tiba-tiba buat aja.

Lebay deh si mama sampai mengharu biru. Hahahaha.

Maaf ya, saya rasa seorang ibu selalu bangga pada apapun pencapaian anaknya yaa. Hehehe.

Kebetulan Akhtar memang sudah sangat suka lego sejak kecil. Ketertarikannya pada lego muncul sejak usianya belum genap 2 tahun. Itulah mengapa suami membelikan Lego Duplo untuk hadiah ulang tahun keduanya. Sejak saat itu, keterampilannya membuat lego terus meningkat. Banyak objek-objek yang dia buat sesuai imajinasinya. Ada juga yang dia bisa dari meniru kami atau melihat youtube.

Di ulang tahunnya yang keempat, lego classic jadi pilihan sebagai hadiah ulang tahunnya. Kreativitasnya juga terasah disini. Banyak objek yang dia rangkai berdasarkan gambar ataupun hasil imajinasinya sendiri. Biasanya hasilnya tak jauh-jauh dari robot dan mobil.

Nah, permainan di atas adalah hasil kreativitasnya. Yang bagi saya cukup mengejutkan karena agak berbeda dari apa yang biasa Akhtar buat.

Dua hari ini dia masih berkutat dengan permaian itu. Ada beberapa yang berkembang seperti bentuk yang lebih besar dan rintangan yang beragam.

Beberapa modifikasi permainan dari lego

Lego memang permainan yang cukup favorit bagi Akhtar dan Arfa. Saat saya menulis inipun mereka sedang mengoprek lego.

Bagaimana dengan bunda semua? Pengalaman apa yang didapat anak dari bermain lego?

🤗

Tidak ada Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *