Ketika Anak 7 Tahun Bertanya tentang Pernikahan

25 Januari 2022

“Mah, gimana sih caranya bilang ke cewek kalau kita mau menikah sama cewek itu?”

Jeder, sebuah pertanyaan tiba-tiba yang datang dari si sulung yang baru berusia 7 tahun.

Kenapa kok Akhtar tanya itu? Memang Akhtar mau menikah?” Tanyaku.

Nggak papa, tanya aja. Aku mau menikah nanti kalau usia 10 tahun.” Jawabnya.

Jeder, pernyataan yang bikin jedag-jedug lagi. Dulu dia pernah bilang ingin menikah di usia 22 tahun. Sekarang dia bilang mau menikah usia 10 tahun.

Anak kecil kok mau menikah. Lisan ini rasanya pingin segera menceramahi. Namun aku gigit bibir dan mencoba menjawab setenang mungkin. Agar dia tak takut dan tak trauma bertanya apapun ke aku, ibunya. Aku ingin jadi tempat dia bertanya apapun.

Akhtar boleh menikah kalau sudah dewasa, sudah banyak belajar dan sudah berpenghasilan.” Kataku.

Kalau Akhtar mau menikah, yang pertama Akhtar perlu belajar tentang agama, agama kita, agama Islam. Akhtar juga perlu belajar tentang bagaimana menjadi suami dan bagaimana menjadi ayah.” Lanjutku

“Setelah Akhtar sudah belajar, Akhtar berdoa sama Allah, minta wanita yang sholehah, yang cocok untuk Akhtar. Kalau sudah dipertemukan sama wanita yang cocok untuk Akhtar, Akhtar langsung bilang ke ayahnya kalau Akhtar ingin menikahi anaknya.”

Emang dulu papa juga bilang ke kakung?”. Tanya Akhtar

Iya donk.” Jawabku.

Bilangnya ke ayahnya aja?” Tanya Akhtar lagi.

Ya sama ibunya. Tetapi lebih utama bilang ke ayahnya. Karena yang bertanggung jawab dan melindungi anak perempuan itu ayahnya.”

Aku mau menikah nanti usia 24 tahun.” Kata Akhtar.

Dia sudah mengganti usia untuk menikah. Aku bernapas lega. Dia juga tak bertanya lagi. Mengganti pembahasan lain.

Topik tentang pernikahan ini memang sering diangkat oleh si anak 7 tahun ini. Pertanyaan-pertanyaan penasaran hasil mengamati mama dan papanya.

Dia pernah bertanya dimana dulu mama dan papa tinggal. Lalu mengapa dulu mama dan papa tidak tinggal bersama. Bagaimana mama dan papa bertemu. Pertanyaan-pertanyaan itu terus berkembang dan yang terbaru adalah bagaimana bilang ke wanita yang ingin dijadikan istri.

MasyaAllah. Pertanyaan anak-anak sekarang memang sangat mengagetkan dan macam-macam.

Aku berusaha untuk menjawab dengan tenang dan selogis mungkin. Harapannya anak tak takut bertanya ke orang tuanya. Orang tua jadi tempat bertanya paling terpercaya anak.

Semoga Allah selalu menuntun lisan ini untuk bisa mengatasi pertanyaan-pertanyaan anak yang ajaib. Aamiin.

Tidak ada Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *