Karakter kinerja? Apa itu?

27 Oktober 2020

Jurnal bunda produktif kembali lagiii. . .

Minggu ini di WAG co-house pangkuan bunda ramai dengan pembahasan dan diskusi tentang tugas. Tentang karakter kinerja dan apa saja yang bisa memperlancar atau menghambat karakter kinerja tersebut.

Menyatukan 9 kepala dengan 9 pemahaman dan ide tentu sebuah tantangan. Belum lagi jam online dan kesibukan yang berbeda. Memang belum sempurna tapi kami berhasil melewatinya. Termasuk karakter kinerja yang akan kami bangun

Ada 5 karakter kinerja di kelompok kami. Dua karakter kinerja menjadi kekuatan saya di Talents Mapping Assesment. Sempat bingung mau pilih yang mana. Namun akhirnta saya memilih empathy sebagai karakter kinerja. Kenapa? Karena saat bersama anak, saya ingin bermain layaknya anak. Merasakan apa yang mereka rasakan. Bahagia saat mereka bahagia, memahami kesedihan ketika mereka sedih. Dan mencoba membaca apa yang mereka suka dan apa yang mereka tidak suka.

Karakter kinerja

Hingga mereka nyaman bermain. Hingga apa yang seharusnya tumbuh dari diri mereka tumbuh dengan baik tanpa saya harus menggegasnya. Ah iya, agar saya juga tak terlalu fokus pada hasil. Agar saya tak lekas frustasi saat apa yang saya inginkan terkait anak belum terlihat.

Empathy juga ingin saya kembangkan saat berinteraksi dengan teman-teman di co-house. Memahami setiap kondisi dari kami yang pasti berbeda satu dengan yang lain. Dengan tetap berintegrasi dan berkomitmen dalam membangun Hexagonia.

Tidak ada Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *