Feedback Untuk Sahabat

10 Juli 2021

Haiii Man-Teman. . .

Apa kabar? Semoga dimanapun Man-Teman berada selalu dalam lindungan Allah yaa. .

Pandemi masih harus dihadapi. Kabar duka ataupun kabar sahabat dan orang dekat terkena dampak pandemi hampir tiap hari terdengar.

Semoga kita selalu kuat menghadapi cobaan ini dan menjadi orang-orang yang lebih tangguh dan kuat. Aamiin.

Di tengah-tengah kondisi ini dan beberapa tanggung jawab yang harus segera diselesaikan, saya perlu mengapresiasi diri sendiri karena mengerjakan jurnal feedback hari ini. Tiga hari sebelum deadline. MasyaAllah, terima kasih lho diriku. 🤭

Yups, minggu ini tugas di kampus ibu pembaharu adalah membuat feedback tugas jurnal minggu pertama yang dikerjakan mahasiswi lain.

Saya dipasangkan dengan Mbak Yunni dari IP Sumut. Beliau yang pertama kali menyapa saya. Tepat beberapa jam setelah saya melihat video mantika yang menjelaskan tentang tugas minggu ini.

Kami berkenalan lalu saling bertukar link jurnal minggu lalu.

Saya membaca cerita dan jurnal yang Mbak Yunni buat. Bagus dan lengkap. Saya hanya menambahkan sedikit masukan tentang akar masalah.

Problem statement yang Mbak Yunni pilih adalah manajemen emosi. Masalah yang juga tantangan bagi saya. Madalah yang coba saya selesaikan saat di Bunda Cekatan.

Di Bunda Produktif pun project yang saya kerjakan bersama tim tak jauh-jauh dari manajemen emosi.

Namun entah mengapa, saya merasakan ada yang salah di diri saya sehingga membutuhkan bantuan profesional.

Sampai akhirnya saya memutuskan untuk meminta bantuan psikolog yang menjadi mentor saya di Bunda Cekatan, secara profesional. Agar bisa membantu mengurai apa sebenarnya yang terjadi dalam diri saya dan apa yang harus saya lakukan.

Perjalanan bergulat dengan manajemen emosi ini pingin banget saya ceritakan ke Man-teman disini. Yang mungkin mampir ke blog saya. Agar lebih aware tentang mental health. Masalah penting dan salah satu dasar untuk mendampingi tumbuh kembang anak dan menjadi istri yang penuh kasih sayang. Serta yang paling penting adalah agar bisa bertumbuh menjadi pribadi yang seutuhnya.

Tapi kapan yaaa. . .

Ntar ya, kalau udah siap dan nggak malees. 🤭

Kan kan, malah ngelantur kemana-mana ceritanya.

Kembali lagi ke topik ya. Tentang feedback.

Berikut feedback yang saya berikan ke Mbak Yunni 🤗

 

Semoga bermanfaat ya Mbak Yunni.

 

Feedback

Feedback

Semangat untuk kelas-kelas dan jurnal selanjutnya.

Tidak ada Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *