Proyek Keluarga Novada: Ramadhanku Bahagiaku
Aktivitas , Keluarga , Orientasi Komunitas / 12 April 2020

Orientasi Kampung Komunitas Ibu Profesional memberi tantangan mahasiswinya untuk membuat proyek kegiatan. Boleh proyek dan kegiatan apa saja. Boleh proyek keluarga, proyek komunitas, atau proyek sosial. Apa saja. Saya beberapa kali memikirkan apa yang harus saya buat. Karena saya ingin membuat proyek yang saya buat bisa dijalankan. Tidak hanya dalam selembar kertas. Sempat terpikir untuk membuat proyek sosial. Apalagi dimasa pandemi seperti ini. Jiwa saya bergejolak untuk melakukan sesuatu. Menginisiasi sesuatu. Namun, dengan berbagai macam pertimbangan dan keadaan pada akhirnya saya baru bisa membantu dari dalam rumah. Belum bisa bergerak keluar. Dan Akhirnya, Proyek Keluarga lah yang saya pilih. Kegiatan yang memang lekat dengan keseharian dan kemungkinan besar terlaksana. “Ramadhanku Bahagiaku” adalah judul kegiatan kami. Ramadhan, yang akan datang dalam hitungan hari, menjadi momen saya dan suami untuk merumuskan kegiatan apa yang akan kami lakukan untuk mengenalkan apa itu Ramadhan dan puasa kepada anak-anak. Khususnya anak usia 0-7 tahun. Dimana puasa belum menjadi kewajiban bagi mereka. Namun sebagai orang tua kami merasa berkewajiban untuk mengenalkan Ramadhan dan puasa kepada mereka dengan cara menyenangkan Dan inilah rumusan proyek keluarga kami dalam menyambut Ramadhan. ================================================================================ Proyek Keluarga Novada Judul: Ramadhanku Bahagiaku Tema: Ramadhan Ceria Keluarga Novada Landasan Teori: Anak-anak Keluarga Novada masih…

Kapsul Waktuku
Orientasi Komunitas / 24 Maret 2020

Kalau ada kata kapsul waktu, entah mengapa hal pertama yang saya ingat adalah doraemon. Ya, mesin waktu yang sering digunakan Doraemon, Nobita, dan teman-temannya untuk berkunjung ke masa depan atau masa lalu. Tapi sebenarnya apa itu kapsul waktu? Kapsul waktu adalah┬ásebuah penyimpanan barang atau informasi sejarah, biasanya ditujukan sebagai metode komunikasi dengan orang masa depan dan untuk membantu para arkeolog, antropolog atau sejarawan masa depan.┬áKapsul waktu terkadang dibuat dan dikubur saat perayaan seperti pameran dunia, sebuah batu penjuru diletakkan untuk sebuah gedung atau acara-acara lainnya. Sumber: wikipedia Baru saja saya menyelesaikan membuat kapsul waktu ala saya sebagai salah satu tugas orientasi kampung komunitas Ibu Profesional. Disini saya menuliskan tentang keadaan diri saya sebagai istri, ibu dan pribadi. Lalu saya diminta untuk menuliskan Istri seperti apakah saya 10 tahun yang akan datang Ibu seperti apakah saya 15 tahun yang akan datang Lalu Apa yang saya lakukan dan saya capai saat saya berusia 45 tahun. Saya membayangkan diri saya disaat itu lalu menggabungkan rencana-rencana, mimpi saya dan suami, serta target-target pendidikan di rumah kami, sayapun menuliskan semuanya dalam sebuah kertas berwarna pink. Saya lipat kertas itu lalu saya masukkan ke wadah berbahan plastik. Setelah itu saya balut dengan lakban keseluruh bagian sampai…