Perpustakaan dan Bukunya yang Mewarnai Literasi
Aktivitas , Keluarga , Ulasan Buku / 4 Oktober 2019

Beberapa minggu yang lalu saya menulis tentang anak-anak dan perpustakaan Baca: Anak-anak dan perpustakaan. Masih seputaran perpustakaan, kali ini saya ingin menulis pengalaman kami membaca dan meminjam buku di perpustakaan daerah Kudus. Kami memang menjadikan berkunjung ke perpustakaan sebagai agenda mingguan anak-anak. Setiap hari Rabu, kami akan mengembalikan buku lalu meminjam yang baru. Saat peminjaman inilah kami sering menemukan momen wow tentang buku-buku perpustakaan. Bayangan saya, buku-buku di perpustakaan hanya berisi tentang buku cerita klasik atau cerita-cerita zaman dahulu. Karena memang selama ini, saya kurang dekat dengan perpustakaan. Saat masih sekolah, datang ke perpustakaan hanya saat ada tugas saja. Namun nyatanya, saya dan anak-anak sering menemukan buku anak-anak yang berisi dan menarik untuk anak-anak. Ada buku pop up, cerita-cerita modern, board book, dll. Contohnya buku yang kami pinjam 2 minggu lalu. Ada 5 buku yang kami pinjam yaitu Apa Itu Magnet, Teman Baru Toffi, Samudera, I Can Draw People, dan Misi: Selamatkan Bumi. Dari kelima buku tersebut, ada 2 yang membuat saya tertarik dan sangat disukai anak-anak yaitu I Can Draw People, dan Misi:Selamatkan Bumi. 1. I Can Draw People Buku ini pilihan saya. Sejak pertama melihatnya, saya langsung memutuskan untuk meminjamnya. Saya pikir, buku ini akan sangat membantu saya menemani anak-anak menggambar. Mengingat…

Anak-Anak dan Perpustakaan
Aktivitas , Keluarga / 18 September 2019

23 Juli 2019 Pertama kali Akhtar dan Arfa ke Perpustakaan Daerah Kudus adalah saat mereka mengikuti kegiatan Yuk Main Kudus. Kebetulan saat itu Yuk Main mengadakan kegiatan berupa pengenalan literasi pada anak-anak. Hari ini, kali kedua Akhtar dan Arfa ke Perpusda. Saya mengajak mereka kesana dengan tujuan mengenalkan mereka pada perpustakaan. Bahwa ada tempat yang menyediakan banyak buku untuk dibaca dan dipinjam. Mereka cukup antusias. Entah antusias karena akan diajak keluar atau antusias karena buku. Apapun alasannya, saya cukup senang dan berusaha menjaga antusiasme mereka. Sampai disana, Arfa tertarik pada air mancur di halaman depan. Dengan susah payah, saya membujuknya agar masuk. Sampai di dalam, kami mengisi daftar tamu membuat kartu keanggotaan, kemudian menitipkan tas. Tibalah waktu kami masuk ke ruang buku anak-anak. Sebuah ruangan dimana terdapat banyak buku tentang anak-anak tertata rapi di rak-rak yang ditempatkan di sisi-sisi dinding. Ada juga mainan berupa balok, serta televisi dan perangkatnya. Apa yang terjadi pada anak-anak? Mereka masih sangat antusias. Mereka langsung menuju lemari berisi mainan balok dari kayu. Mereka mengeluarkan mainan-mainan tersebut dari lemari kemudian memainkannya. “Akhtar seneng?” Tanya saya pada Akhtar. “Iya, seneng.” Jawab Akhtar dengan berbinar. “Arfa seneng?” Tanya saya pada Arfa. “Seneng.” Jawabnya riang. Kebetulan saat itu, ruangan…

Jatuh Cinta pada Orang yang Sama
Curhat , Keluarga / 14 Juni 2019

Ini cerita sekitar 1 bulan yang lalu. Tepatnya tanggal 18 Mei 2019. Bertepatan dengan hari ulang tahun pernikahan saya dan suami yang keenam. Seminggu sebelumnya saya sudah agak curiga dengan gelagat suami. Pernah saya mencoba untuk membuka HP beliau. Tapi tak bisa. Passwordnya diganti. Kami memang pasangan yang tahu password HP masing-masing. Berusaha untuk saling terbuka. HP suami ya HP istri. HP istri ya HP suami. Karena keterbukaan tersebut, saya tak menaruh curiga. Hanya sekilas berpikir, sepertinya ada sesuatu yang akan beliau kasih untuk hari ulang tahun pernikahan kami. Mengingat tanggal yang semakin dekat dengan perayaan hari jadi kami tersebut. Sayapun tak mempertanyakan kepada beliau, khawatir kecewa jika rencananya gagal karena ketahuan mengganti password. Satu atau dua hari menjelang hari H, saya sering menebak apa yang beliau rencanakan. Tebakan terkuat saya adalah diajak foto keluarga. Karena beberapa kali saya sampaikan saya ingin sekali foto keluarga. Ditambah lagi beliau ingin saya mempersiapkan baju dengan nuansa warna yang sama untuk makan malam bersama. Kalau hanya untuk makan malam bersama mengapa harus memakai pakaian dengan nuansa yang sama. Begitu pikir saya. Jadilah saya menebak beliau akan mengajak kami foto keluarga. Hari H pun datang. Hari itu hari Sabtu, 18 Mei 2019. Hari yang…

Celengan sebagai Angpaw Lebaran
Curhat , Keluarga / 13 Juni 2019

Seminggu yang lalu, 5 Juni 2019, umat muslim merayakan Idul Fitri. Hari dimana umat muslim merayakan kemenangan setelah berhasil menahan hawa nafsu sebulan penuh. Di Indonesia, hari raya ini dirayakan dengan cukup meriah. Hari berkumpulnya keluarga. Perantau pulang ke kampung halaman, makanan khas disajikan, camilanpun tersedia di rumah-rumah untuk para tamu yang datang. Bersilaturahmi dan saling memaafkan satu sama lain. Sungguh hari raya yang selalu ditunggu-tunggu. Hal lain yang tak kalah ditunggu adalah angpaw. Terlebih bagi anak-anak. Hari lebaran identik dengan angpaw berupa amplop berisi uang. Diberi oleh orang dewasa yang sudah bekerja untuk adik, keponakan, sepupu, dll yang masih kecil. Duluuuu, saat masih kecil, sayapun kerap mendapat angpaw seperti itu. Terasa menyenangkan saat mendapatkannya. Entah banyak atau sedikit. Apalagi jika angpaw tersebut bisa digunakan untuk membeli barang yang dibutuhkan. Saya ingat betul, saya pernah membeli meja belajar idaman dengan uang angpaw. Sekarang, saat saya menjadi orang dewasa, saya pun ingin berbagi kebahagiaan yang pernah saya rasakan itu untuk keponakan, sepupu, dll. Harapannya, mereka senang dengan datangnya hari raya. Jika tahun-tahun sebelumnya uang angpaw kami masukkan ke amplop, tahun ini sedikit berbeda. Kami menggunakan celengan sebagai wadah uang. Jadi, Kami membeli celengan sejumlah anak yang akan kami beri. Kemudian memasukkan…

Berlebaran dan Bersilaturahmi Bersama Anak Usia Dini yang Aktif
Curhat , Keluarga / 12 Juni 2019

Gema takbir berkumandang. Menandakan Ramadhan telah pergi. Idul Fitri terlah datang. Lantunan takbir yang bersahutan membuat hati bergetar. Sedih tak kentara karena bulan dimana diobralnya pahala oleh Allah telah pergi. Sekaligus haru biru menyambut idul fitri. Menyambut kemenangan setelah berhasil menahan hawa nafsu. Begitulah suasana 1 minggu yang lalu, 1 Syawal 1440 H yang bertepatan dengan hari Rabu, 5 Juni 2019. Sholat Idul Fitri dilaksanakan. Kemudian sungkem pada orang tua. Tak lupa silaturahim dan silaturahmi ke saudara dan kerabat sebagaimana lebaran-lebaran sebelumnya. Begitupula yang keluarga kami lakukan. Berkunjung ke rumah-rumah saudara dan kerabat yang lebih sepuh sudah menjadi tradisi. Bedanya, 6 tahun terakhir, kami merayakan dengan status suami istri dengan bayi dan/atau balita yang aktif dan menggemaskan. Tentu, lebaran menjadi berbeda. Selain rumah saudara dan kerabat yang dikunjungi lebih banyak, waktu pun terbatas karena kami harus segera kembali keperantauan. Banyaknya rumah yang harus dikunjungi dan waktu yang terbatas membuat jadwal kami padat. Juga membutuhkan gerak cepat agar semua selesai. Namun, saat ada anak kecil dalam sistem tersebut, tentu tak semudah yang dibayangkan. Ada kalanya anak rewel karena kecapean. Atau badan tak enak karena terlalu banyak makan makanan manis dan asin khas lebaran. Atau kebosanan saat perjalanan. Perlu obrolan dan negosiasi…

Manfaat Bermain Ular Tangga Untuk Anak
Aktivitas , Keluarga / 15 Mei 2019

Siapa yang tak kenal ular tangga. Permainan yang sudah ada sejak dulu dan masih eksis sampai sekarang. Permainan dimana pemenangnya adalah pemain yang sampai di angka 100 terlebih dahulu. Untuk mencapai angka tersebut, telebih dahulu tiap pemain melempar dadu. Berapa langkah pemain harus maju, ditentukan dari dadu tersebut. Namun, terdapat tangga dan ular yang menghadang. Jika mengenai tangga maka pemain akan naik. Artinya lebih cepat mencapai tujuan. Saat pemain menghadapi ular maka pemain akan turun. Artinya lebih jauh dari tujuan. Permainan yang seru sekaligus menantang. Permainan inilah yanh akhir-akhir ini dimainkan oleh sulung saya, Akhtar. Setiap mata terbuka, yang dia minta adalah main ular tangga. Bagi saya, tentu terasa bosan jika tiap saat  menemaninya bermain ular tangga. Tetapi, ternyata ular tangga banyak manfaatnya lho. Manfaat ini bisa saya jadikan bahan untuk menghalau kebosanan saya. Jadi apa saja manfaat bermain ular tangga bagi anak? Membangun kelekatan/bonding antara anak dan orang tua. saat bermain bersama, tentu anak merasa senang karena orang tua nya mau bermain permainan yang dia ingin mainkan. Perasaan ini tentu membuatnya merasa bahagia. Dengan begitu kelekatan akan terjalin Anak belajar angka. Dalam permainan ular tangga, terdapat angka 1 sampai 100. Dengan bermain ular tangga, anak akan lebih familiqr dengan angka-angka tersebut….

Melihat Lebih Dekat Spora Jamur
Aktivitas , Curhat , Keluarga / 8 Mei 2019

Assalamu’alaikum wr. wb. Alhamdulillah sudah masuk Ramadhan hari kedua ya. Semoga puasa lancar dan mendapat pahala maksimal. Aamiin. Hari ini saya ingin bercerita tentang kegiatan anak-anak beberapa hari yang lalu. Sebelum masuk Ramadhan. Pagi itu, anak-anak heboh dengan tumbuhnya jamur di kayu tak terpakai di sebelah rumah. Banyak pertanyaan muncul akibat melihat jamur-jamur tersebut. Anak-anak mengamati dan memegang jamur-jamur tersebut. Setelah puas, mereka masuk rumah untuk mencari tahu lebih banyak tentang jamur terkait pertanyaan-pertanyaan mereka. Melalui buku. Nah, Alhamdulillah-nya beberapa pertanyaan anak-anak (khususnya Akhtar) ada di buku. Misalnya, “Mah, kok jamurnya baru ada sekarang, kemarin-kemarin ga ada?” Tanya Akhtar. Sayapun menjawab,”karena jamur tumbuh di tempat lembab. Kan beberapa hari ini hujan, jadi kayunya lembab. Jamur suka. Jadi tumbuh disitu deh. “Mah kok jamur tumbuh di sini sih (di kayu)? Sayapun menjawab,” karena Allah menciptakan jamur untuk menghancurkan kayu-kayu yang sudah mati Akhtar. Nah, tadi jamur tumbuh di kayu yang udah mati kan? Mungkin jamurnya pingin bikin kayunya hancur. Eh, Allah hebat ya bisa bikin jamur. Jawaban-jawaban tersebut saya dapat dari menggabungkan apa yang sudah kami baca di buku dengan apa yang kami lihat langsung. Bersyukur ada buku yang bisa membantu saya menjelaskan secara ilmiah apa yang ingin diketahui Akhtar. Pertanyaan-pertanyaan…

Peran Orang Tua dalam Kehidupan Sosial Anak di Sekolah
Curhat , Keluarga / 2 Mei 2019

Lagi rame banget yang bahas tentang kehidupan sosial (social life) yang diangkat oleh IG @jouska_id. Social life seperti apa yang banyak diperbincangkan? Tentang kehidupan anak-anak yang disekolahkan di international school. Seperti: Anak yang di-bully karena naik pesawat ekonomi. Karena teman-temannya naik pesawat bisnis; Anak yang di-bully karena diantar jemput pakai Avanza. Karena teman-temannya antar jemput pakai Alphard; Anak yang pulang-pulang nangis minta ke Disneyland karena dia ingin masuk geng yang syaratnya adalah sudah pernah ke Disneyland. Padahal usianya masih 5 tahun; Dll. Melongo? Kaget? Sama! Serasa nonton sinetron ya? Tapi itu konkret, nyata adanya. Disekitar kita. Jadi apa sih masalahnya? Anak-anak tetaplah anak-anak. Apa yang mereka lakukan adalah buah dari orang tua dan lingkungannya. Jadi menurut @jouska_id itu seharusnya menjadi peranan orang tua dan pihak sekolah. Bisa jadi orang tua kurang bisa menyiapkan mental anak untuk memasuki lingkungan sosial seperti itu. Juga peraturan sekolah yang kurang memperhatikan kesenjangan. Adakan, sekolah mahal yang mensyaratkan siswanya untuk tidak membawa atau menggunakan barang-barang berharga? Jadi ingat kampusku. Aku kuliah di kampus swasta. Kebayang ya kampus swata tuh kayak apa. Buanyak teman-teman kampusku yang datang dari keluarga berada. Berbeda dariku, anak PNS asal daerah yang mencoba peruntungan. Tapiii, kampus mengharuskan mahasiswa untuk memakai seragam. Menurutku,…

Membuat Game Sederhana dengan Lego
Aktivitas , Keluarga / 25 April 2019

Lego merupakan permainan yang cukup populer beberapa tahun terakhir ini. Permainan ini pun memiliki banyak manfaat yang sudah tak diragukan lagi. Dari lego, anak menjadi Mengenal warna : lego yang memiliki warna-warna cerah dan beragam membuat orang tua mudah mengenalkan warna dengan lego. Tahu hitungan sederhana : Dengan lego anak bisa mengenal besar kecil dan panjang pendek. Lebih kreatif : Banyak bentuk yang bisa diciptakan anak. Dari hasil karya dari lego pun bisa dikembangkan lagi menjadi cerita atau permainan peran. Lebih sabar : lego melatih anak lebih sabar menyusun satu demi satu agar dapat objek yang diinginkan. Juga saat menghadapi hasil buatannya jatuh dan terlepas. Terlatih motorik halusnya Terlatih komunikasinya Dll Paling tidak beberapa manfaat itu lah yang anak-anak saya dapat dari lego. Belum lagi ketika mereka tiba-tiba memperlihatkan hasil karya tak terduga mereka kepada saya. Seperti kemarin ketika Akhtar keluar dengan game yang dia buat dari lego. Permainan “Waktam” begitu nama permainan ini ketika saya tanyakan pada si pembuat. Cara bermainnya sangat sederhana. Ada lego kecil berukuran 2×1 dijadikan objek. (Pada gambar di atas, objek adalah lego yang berwarna orange kecil.) Nah, kotak atau board nya digoyang agar objek tersebut melewati rintangan sehingga sampai di bawah. Jika tidak jatuh dan sampai di…