Review: Aksi dari Tim Ibu Peradaban
Bunda Saliha / 5 Oktober 2021

Hari Selasa, waktunya saling memberi review antar mahasiswa. Ya, mahasiswa bunda salihah. Kali ini saya berpasangan dengan Mbak Anggun, mahasiswi dari kota Depok. Project yang diangkat adalah tentang muslimah journaling. Tema yang indah dan sangat menginspirasi. Yup, indah. Kata yang cocok menggambarkan Mbak Anggun. Bahkan terlihat dari cara Mbak Anggun membuat jurnal. Belum pernah saya melihat mahasiswi lain yang saya review menggunakan cara ini. Canva adalah media yang Mbak Anggun pakai untuk membuat jurnal. Secara keseluruhan. Tidak hanya sebagai aplikasi untuk edit gambar. Saya tidak bisa menjelaskannya, mungkin akan lebih mudah jika dilihat langsung. Berikut linknya https://www.canva.com/design/DAErTMbhsbE/xv2ag1W1KVH_BKypynCdiQ/view?utm_content=DAErTMbhsbE&utm_campaign=designshare&utm_medium=link&utm_source=viewer Indah bukan? Itu adalah hal baik dari jurnal Mbak Anggun. Hanya saja, dalam jurnal, saya tak menemukan beberapa hal yang diminta seperti key of highlight, timeline, dan analisis SWOT. Dalam jurnal, instagram adalah media sosial yang digunakan. Apakah Facebook dan blog akan dibangun dan digunakan juga tidak diinformasikan di jurnal. Bagaimanapun juga, saya sangat mengapresiasi jurnal Mbak Anggun. Sangat indah dan memberi informasi baru tentang cara membuat jurnal dengan media yang lain. Project yang dibuatpun sangat menarik. Memang bukan tema yang gue banget. Tapi saya yakin, project ini akan bermanfaat dan berdampak luas. Semangat Mbak Anggun, semoga project ini bisa berjalan lancar. Aamiin

Melangkah dan Beraksi Bersama Home Team Griya Langit
Bunda Saliha / 28 September 2021

Rencanakan apa yang ingin dilakukan, lalu lakukan apa yang sudah direncanakan agar tak hanya jadi khayalan. Yups, saatnya beraksi menjalankan family project yang sudah direncanakan. Dimulai dengan membuat kampanye agar orang aware dan tahu bahwa ada IG bernama @griya.langit yang lahir karena kami ingin berbagi hasil belajar tentang home schooling. Bahwa saya dan suami sedang merintis sebuah penjalanan panjang bersama anak-anak dalam sebuah kendaraan bernama home schooling yang tentu saja butuh banyak perbekalan berupa ilmu dan pengalaman. Bukan, bukan karena kami sudah lebih paham atau karena kami sudah berhasil menjalankan home schooling. Namun karena kami butuh arena untuk berbagi apa yang sedang kami jalankan dan yang sedang kami pelajari. Karena kami ingin melatih diri untuk mengkomunikasikan dan menginformasikan dengan cara yang lebih baik dan yang membahagiakan kami. Agar pengetahuan kami tentang home schooling meningkat sekaligus menjawab pertanyaan-pertanyaan teman atau saudara yang selama ini penasaran tentang home schooling. Apalagi jika apa yang nanti kami sampaikan nanti bisa mempengaruhi stigma-stigma negatif yang selama ini berkembang di masyarakat tentang home schooling. Hal itu tentu akan sangat membahagiakan kami. Namun, seberapa berdampakkah project kami, itu bukan hal yang utama. Biarlah hasil akhir menjadi hak dan rahasia Allah. Kami hanya ingin belajar dan berbagi hasil…

Review Jurnal: Menentukan Tujuan dan Memetakan Sumber Daya
Bunda Saliha / 14 September 2021

Hai teman-teman Kali ini saatnya kami main ke Bandung nih, ke Timnya Teh Shinta Anggraini. Setelah mengetahui tujuan timnya rasanya langsung merinding, karena mengangkat “Kebahagiaan Dunia dan Akhirat”. Benar-benar tujuan yang sangat mulia. Semoga senantiasa diberikan kelancaran ya Teh. Aamiin Setelah cukup merasakan merinding, sekarang kami sampaikan maksud kunjungan kami yaitu review jurnalnya Nash Home Team. Ini dia:         Itu tadi review dari kami ya Teh, seneng liat jurnalnya bisa menjadi pemacu kami untuk selalu memperbaiki ibadah. Kami berharap bisa berkunjung lagi agar bisa membawa pulang ilmunya sehingga kami dan keluarga dapat “Sehidup Sesurga”. Aamiin            

Gapai Tujuan Bersama Griya Langit
Bunda Saliha , IIP / 7 September 2021

“Mimpi yang dituliskan akan menjadi rencana, rencana yang dikerjakan akan berubah menjadi komitmen, komitmen yang selalu  dipegang akan mengubah mimpi jadi kenyataan.” – Bu Septi Peni Wulandari Dari kalimat yang dituliskan Bu Septi di atas, kita jadi sadar betapa pentingnya memperjuangkan mimpi kita. Maka kami dari Tim Griya Langit akan membagikan apa tujuan dan langkah yang harus dijalani agar mimpi kami bisa menjadi kenyataan. Ini merupakan hasil tindak lanjut atas permasalahan yang sudah kami jelaskan di postingan sebelumnya yaa. Karena Griya Langit merupakan Home Team, jadi anggotanya hanya 2 orang yakni Papa dan Mama.   TUJUAN Griya Langit akan belajar sehingga menjadi percaya diri tentang Home Schooling untuk selanjutnya menginformasikan hasil belajar di Instagram dalam waktu seminggu sekali.   PETA SUMBER DAYA PAPA Penentu Tema Posting Pencari ide kreasi layout untung posting Instagram Membuat desain layout tampilan Feed Instagram Posting/Upload MAMA Mencari data terkait Tema Posting yang sudah ditentukan Membuat kalimat untuk Feed Instagram sebelum dibuatkan desainnya Membuat Caption untuk menjelaskan lebih rinci terkait tema yang diangkat   MILESTONE: Hari pertama, menentukan tema untuk posting di instagram Hari kedua dan ketiga, belajar atau mencari data sebanyak-banyaknya dalam rangka mewujudkan tema posting Hari keempat dan kelima, menentukan kalimat untuk feed instagram…

Perjalanan Mencari Akar Masalah
Bunda Saliha / 16 Agustus 2021

Hai Man-Teman, Apa kabar nih? Semoga semua dalam keadaan sehat ya. . . Minggu ini cukup menantang bagi saya karena banyak kegiatan dan tugas yang harus dikerjakan, sampai bingung mau mengerjakan yang mana dulu. Hihihi. . . Di kampus ibu pembaharu sendiri saat ini kami masuk materi menguatkan kembali akar masalah dengan tim. Dan menjadikan masalah aku dan masalahmu menjadi masalah kita. Dan ya, setelah ditelusuri, saya dan suami punya masalah besar yang sama terkait homeschooling (HS). Namun memiliki akar masalah yang sedikit berbeda. Saya sendiri kadang merasa tak PD saat menjalankan HS. Apalagi saat menjelaskan HS kepada orang yang bertanya. Saya merasa ini dikarenakan kurang belajar tentang HS. Sedangkan suami, PD-PD saja menjalankan HS dan lebih ingin berbagi pengetahuan dan pengalaman terkait HS. Akhirnya, problem statement pun berubah. Titik tengah yang kami dapat adalah kami memilih untuk fokus bagaimana agar PD menjelaskan ke orang lain tentang HS yang kami jalankan. Suami bisa PD menjelaskan apa yang ingin beliau sampaikan. Saya PD menjelaskan dan menjawab pertanyaan dari orang lain yang ingin tahu tentang HS. Apalagi akhir-akhir ini, semenjak pandemi, banyak teman yang tertarik dan bertanya tentang HS. Setelah menentukan problem statement baru, kami melakukan aktivitas startbursting. Membuat pertanyaan sebanyak mungkin…

Review Membangun Tim
Bunda Saliha / 2 Agustus 2021

Selamat pagii Man-Teman, Minggu yang cukup padat untuk saya. Tidak terlihat sibuk, cuma tiap hari ada aja kegiatan yang harus dilakukan. Hihihi. Tugas review jurnal pun dikerjakan mepet. Minggu ini pun, kami, mahasiswi bunda salihah dipasangkan kembali untuk saling review tugas minggu lalu. Saya dipasangkan dengan Mbak Hannat. Mahasiswi Bunda Salihah dari IP Malang Raya. Dapat temen baru lagi kaan. MasyaAllah. Project yang diangkat Mbak Hannat menarik dan bagus. Dan sejujurnya itu pun yang saya butuhkan saat ini. Belajar lagi menbaca Al Qur’an agar bisa mengajari anak dengan benar. Uraian Mbak Hannat untuk tim pun bagus ya. Hard skill dan soft skill sudah dipetakan. Peran dan tugas pun sudah dibagi. Melihat punya Mbak Hannat, sepertinya punya saya jadi keliatan kurang. Hihihi. Perlu diperbaiki deh sepertinya. 😆 Semoga, semoga, project kami bisa berjalan dengan baik. Berdampak baik untuk diri sendiri dan orang lain yang mungkin membutuhkan.   Semangaat menebar manfaat. . Berikut review saya    

Membangun Tim
Bunda Saliha / 26 Juli 2021

Haloo Man-Teman. . . Baik, minggu ini jadwalnya bikin jurnal bunda salihah lagi nih. Minggu yang cukup padat jadwalnya. Cukup menguras pikiran. Kalau tenaga gak terlalu sih 🤭. Minggu ini kami sedang membangun tim untuk menjalankan project bersama. Dengan masalah atau tujuan yang sama. Beberapa teman melakukan user persona untuk mengkampanyekan problem statement-nya dan merekrut tim untuk menyelesaikan masalah tersebut. Berbeda dengan kebanyakan teman, saya memilih untuk membentuk tim dengan suami saja. Dengan pertimbangan kami memiliki masalah yang sama. Selain itu, saya memang sedang tidak ingin terlibat dengan banyak orang. Mengingat saya sudah memiliki tanggung jawab lain dengan tim yang lain. Apalagi emosi saya sedang tidak stabil. Keinginan saya disambut dengan senang oleh suami. Beliau terlihat bersemangat membangun tim dan mengerjakan project berdua. Hardskill dan softskill sudah saya petakan (ada di buku). Dan kami sepakat untuk membagi peran. Suami sebagai leader sekaligus sebagai content creator. Tugas saya adalah sebagai sekretaris dan mencari data. Tentu, perbedaan pandangan dan konflik akan dan sudah terjadi. Harapannya, kami bisa mengatasinya. Dan project kami bisa berjalan lancar. Kami bisa belajar lebih banyak tentang homeschooling dan bisa membagi hasil belajar kami kepada keluarga lain yang mungkin mengalami hal yang sama. Atau para orang tua yang mungkin sedang mempertimbangkan…

Feedback Untuk Sahabat
Bunda Saliha / 10 Juli 2021

Haiii Man-Teman. . . Apa kabar? Semoga dimanapun Man-Teman berada selalu dalam lindungan Allah yaa. . Pandemi masih harus dihadapi. Kabar duka ataupun kabar sahabat dan orang dekat terkena dampak pandemi hampir tiap hari terdengar. Semoga kita selalu kuat menghadapi cobaan ini dan menjadi orang-orang yang lebih tangguh dan kuat. Aamiin. Di tengah-tengah kondisi ini dan beberapa tanggung jawab yang harus segera diselesaikan, saya perlu mengapresiasi diri sendiri karena mengerjakan jurnal feedback hari ini. Tiga hari sebelum deadline. MasyaAllah, terima kasih lho diriku. 🤭 Yups, minggu ini tugas di kampus ibu pembaharu adalah membuat feedback tugas jurnal minggu pertama yang dikerjakan mahasiswi lain. Saya dipasangkan dengan Mbak Yunni dari IP Sumut. Beliau yang pertama kali menyapa saya. Tepat beberapa jam setelah saya melihat video mantika yang menjelaskan tentang tugas minggu ini. Kami berkenalan lalu saling bertukar link jurnal minggu lalu. Saya membaca cerita dan jurnal yang Mbak Yunni buat. Bagus dan lengkap. Saya hanya menambahkan sedikit masukan tentang akar masalah. Problem statement yang Mbak Yunni pilih adalah manajemen emosi. Masalah yang juga tantangan bagi saya. Madalah yang coba saya selesaikan saat di Bunda Cekatan. Di Bunda Produktif pun project yang saya kerjakan bersama tim tak jauh-jauh dari manajemen emosi. Namun entah…

Mengubah Masalah Menjadi Tantangan
Bunda Saliha / 5 Juli 2021

Bismillahirohmaanirrokhiim. . . Udah lumayan lama gak nulis di blog. Sedang bergelut dengan amanah dan bergelut dengan mental health. Tentang mental health ini, pingin banget cerita dan berbagi disini tapi tunggu dulu deh, tunggu siap dulu. 🤭 Kalau sekaranf siapnya apa nih? Siapnya cerita tentang Bunda Saliha. Jenjang perkuliahan terakhir di Institut Ibu Profesional. Lanjutan dari kelas Bunda Sayang, Bunda Cekatan dan Bunda Produktif. Bunda Cekatan dan Bunda Produktif ada di blog ini kalau Man-Teman mau baca ceritanya. Kalau Bunda Sayang gak disini karena dulu belum punya blog. 😁 Sedikit flash back di perkuliahan sebelum-sebelumnya yaaa. . . Institut Ibu Profesional ini ada 4 tingkatan. Tingkatan pertama itu matrikulasi (semacam orientasi) lalu ada Bunda Sayang, Bunda Cekatan, Bunda Produktif dan terakhir Bunda Saliha. Jika Bunda Sayang, kita diberikan ilmu dan pengetahuan bagaimana kita mendidik dan membersamai anak, di Bunda Cekatan mahasiswinya dibekali ilmu untuk mengatur keluarga. Sedangkan di Bunda Produktif kami diarahkan untuk mengenali jati diri dengan menggali passion dan melakukan passion tersebut dengan bahagia. Di Bunda Saliha, mahasiswinya dibekali lagi ilmu yang berbeda. Ilmu untuk berempati pada keadaan sekitar dan menjadi solusi untuk masalah. Menjadi agen perubahan begitu mottonya. Ya, kami diberi lingkungan untuk menjadi changemaker. Every mother are…