Membangun Tim
Bunda Saliha / 26 Juli 2021

Haloo Man-Teman. . . Baik, minggu ini jadwalnya bikin jurnal bunda salihah lagi nih. Minggu yang cukup padat jadwalnya. Cukup menguras pikiran. Kalau tenaga gak terlalu sih 🤭. Minggu ini kami sedang membangun tim untuk menjalankan project bersama. Dengan masalah atau tujuan yang sama. Beberapa teman melakukan user persona untuk mengkampanyekan problem statement-nya dan merekrut tim untuk menyelesaikan masalah tersebut. Berbeda dengan kebanyakan teman, saya memilih untuk membentuk tim dengan suami saja. Dengan pertimbangan kami memiliki masalah yang sama. Selain itu, saya memang sedang tidak ingin terlibat dengan banyak orang. Mengingat saya sudah memiliki tanggung jawab lain dengan tim yang lain. Apalagi emosi saya sedang tidak stabil. Keinginan saya disambut dengan senang oleh suami. Beliau terlihat bersemangat membangun tim dan mengerjakan project berdua. Hardskill dan softskill sudah saya petakan (ada di buku). Dan kami sepakat untuk membagi peran. Suami sebagai leader sekaligus sebagai content creator. Tugas saya adalah sebagai sekretaris dan mencari data. Tentu, perbedaan pandangan dan konflik akan dan sudah terjadi. Harapannya, kami bisa mengatasinya. Dan project kami bisa berjalan lancar. Kami bisa belajar lebih banyak tentang homeschooling dan bisa membagi hasil belajar kami kepada keluarga lain yang mungkin mengalami hal yang sama. Atau para orang tua yang mungkin sedang mempertimbangkan…

Feedback Untuk Sahabat
Bunda Saliha / 10 Juli 2021

Haiii Man-Teman. . . Apa kabar? Semoga dimanapun Man-Teman berada selalu dalam lindungan Allah yaa. . Pandemi masih harus dihadapi. Kabar duka ataupun kabar sahabat dan orang dekat terkena dampak pandemi hampir tiap hari terdengar. Semoga kita selalu kuat menghadapi cobaan ini dan menjadi orang-orang yang lebih tangguh dan kuat. Aamiin. Di tengah-tengah kondisi ini dan beberapa tanggung jawab yang harus segera diselesaikan, saya perlu mengapresiasi diri sendiri karena mengerjakan jurnal feedback hari ini. Tiga hari sebelum deadline. MasyaAllah, terima kasih lho diriku. 🤭 Yups, minggu ini tugas di kampus ibu pembaharu adalah membuat feedback tugas jurnal minggu pertama yang dikerjakan mahasiswi lain. Saya dipasangkan dengan Mbak Yunni dari IP Sumut. Beliau yang pertama kali menyapa saya. Tepat beberapa jam setelah saya melihat video mantika yang menjelaskan tentang tugas minggu ini. Kami berkenalan lalu saling bertukar link jurnal minggu lalu. Saya membaca cerita dan jurnal yang Mbak Yunni buat. Bagus dan lengkap. Saya hanya menambahkan sedikit masukan tentang akar masalah. Problem statement yang Mbak Yunni pilih adalah manajemen emosi. Masalah yang juga tantangan bagi saya. Madalah yang coba saya selesaikan saat di Bunda Cekatan. Di Bunda Produktif pun project yang saya kerjakan bersama tim tak jauh-jauh dari manajemen emosi. Namun entah…

Mengubah Masalah Menjadi Tantangan
Bunda Saliha / 5 Juli 2021

Bismillahirohmaanirrokhiim. . . Udah lumayan lama gak nulis di blog. Sedang bergelut dengan amanah dan bergelut dengan mental health. Tentang mental health ini, pingin banget cerita dan berbagi disini tapi tunggu dulu deh, tunggu siap dulu. 🤭 Kalau sekaranf siapnya apa nih? Siapnya cerita tentang Bunda Saliha. Jenjang perkuliahan terakhir di Institut Ibu Profesional. Lanjutan dari kelas Bunda Sayang, Bunda Cekatan dan Bunda Produktif. Bunda Cekatan dan Bunda Produktif ada di blog ini kalau Man-Teman mau baca ceritanya. Kalau Bunda Sayang gak disini karena dulu belum punya blog. 😁 Sedikit flash back di perkuliahan sebelum-sebelumnya yaaa. . . Institut Ibu Profesional ini ada 4 tingkatan. Tingkatan pertama itu matrikulasi (semacam orientasi) lalu ada Bunda Sayang, Bunda Cekatan, Bunda Produktif dan terakhir Bunda Saliha. Jika Bunda Sayang, kita diberikan ilmu dan pengetahuan bagaimana kita mendidik dan membersamai anak, di Bunda Cekatan mahasiswinya dibekali ilmu untuk mengatur keluarga. Sedangkan di Bunda Produktif kami diarahkan untuk mengenali jati diri dengan menggali passion dan melakukan passion tersebut dengan bahagia. Di Bunda Saliha, mahasiswinya dibekali lagi ilmu yang berbeda. Ilmu untuk berempati pada keadaan sekitar dan menjadi solusi untuk masalah. Menjadi agen perubahan begitu mottonya. Ya, kami diberi lingkungan untuk menjadi changemaker. Every mother are…

Cluster Celebration
Bunda Produktif / 9 Maret 2021

Haii hexagoniaaa. . . Masuk di Zona N pekan kedua. Pekan ini kami melakukan cluster celebration. Apa itu? Acara perayaan keberhasilan berjalannya project passion dimana dilakukan secara tim se-cluster. Ada 9 cluster dengan anggota 7-10 orang. Kalau dihitung-hitung ada sekitar 80-an orang. Banyak yaaa. 😆😆 Kerennya, dengan segitu banyaknya anggota, kami bisa menjalankan selebrasi dengan lancar. Tentu dengan kerjasama dan kolaborasi. Tim leader yang gercep, tim acara dan design yang keren-keren pula. Lalu, apa peran saya dalam cluster celebartion? Saya sendiri mengambil peran untuk ikut serta dalam pembuatan video bernyanyi “Mimpi Besar” by seventeen dan video pantun sebagai karya unik co-house. Juga ikut membuat 1 bait pantun untuk pembuatan video pantun tersebut. Sempat menawarkan diri untuk meng-edit video pantun, tetapi terkendala download sehingga diambil alih oleh rekan yang lain. Dan tentu saja jadi tim hore sebagai penonton saat selebrasi di tayangkan. Nah, ini adalah alur sampai akhirnya kami berhasil selebrasi. Ada yang berperan di depan panggung, ada yang dibelakang. Yang pasti semua peran berharga dan sama-sama menunjang keberhasilan selebrasi. Bahkan peran-peran yang “terlihat” kecil seperti menyemangati atau saling mengingatkan. Nah, kalau ini adalah kumpulan ide yang terkumpul dari semua penjuru cluster. Seru yaaa. 😆😆 Yang belum nonton bisa lho nonton…

False Celebration Project Passion
Bunda Produktif / 1 Maret 2021

Haiii Hexagoniaaa. . . Minggu ini sudah masuk zona N. Beberapa minggu lagi, perkuliahan Bunda Produktif akan segera berakhir. Beberapa Project Passion yang sudah selesai. Termasuk project passion kami, Tim Pangkuan Bunda, CH 9 CIA. Pas dengan agenda perkuliahan yang diluncurkan minggu ini yaitu false celebration. False Celebration ini sekaligus bisa digunakan sebagai evaluasi Project Passion kami yaitu Tantangan 60 hari, MindMagz dan webinar. Tentu banyak kesalahan yang dilakukan saat melaksanakan semua project passion. Namun, seperti kata Ibu Septi bahwa it’s OK to make mistake as long as learn from my mistake. Yups, kita boleh melakukan kesalahan selama kita belajar dari kesalahan yang kita lakukan. Dimulai dengan mengakui kesalahan, memikirkan belajar apa dari kesalahan yang kita perbuat dan kita harus bagaimana. Dan apresiasi dengan bertepuk tangan karena mau mengakui kesalahan dan mau belajar. Siang ini, di tim kami, kami berencana untuk melakukan false celebration bersama di WAG. Pengalaman yang sungguh mendebarkan. Selain bercerita tentang false celebration, kami juga evaluasi terhadap terlaksananya project passion kami. Tentang apa saja yang perlu dilakukan di awal agar project passion berjalan lancar, apa yang sudah bagus dan perlu dilanjutkan dan apa yang perlu di stop karena menghambat pelaksanaan project. Gambar di atas adalah hasil diskusi…

Harmoni Passion Project dan Virtual Converence
Bunda Produktif / 23 Februari 2021

Haiii Hexagoniaaa. . . Memasuki Zona O pekan ke-3. Hampir enam bulan menjalani kehidupan di kota virtual bernama Hexagon City. Minggu ini tantangan berbeda dihadapi. Passion Project kami, Webinar yang dimajukan akhirnya terlaksana. Mind Magz yang sudah terlambat terbitpun akhirnya terbit 2 hari menjelang webinar. MasyaAlloh, berkat pertolongan Allah dan kerja keras panitia dan tim psikolog acara ini bisa berjalan lancar. Kuota 30 peserta terpenuhi dan hampir semua peserta hadir dan mengikuti webinar sampai akhir. Antusiasnya pun di luar ekspektasi. Menjalankan peran sebagai floor director kali pertama membuat saya banyak belajar. Hal-hal tak terduga terjadi saat webinar sehingga perlu pengambilan keputusan yang cepat. Bersyukur teman-teman panitia lain saling mengingatkan dan saling membantu satu sama lain. Komunikasi yang lancar juga menjadi kunci rintangan-rintangan tersebut bisa dilalui. Rasa haru bercampur bahagia dan lega terasa di dada sesaat setelah MC menutup acara. MasyaAlloh. Kerja keras kami selama ini diganjar Allah dengan sangat indah. Harapannya, apa yang kami berikan kepada peserta bisa bermanfaat. Selesai webinar tugas lain menunggu. Pre Order buku antologi pertama saya, Cermin, tutup di tanggal yang sama dengan acara webinar. Saya hampir lupa untuk promo. Bersyukur diingatkan sehingga 3 hari sebelum PO ditutup, saya masih bisa promo. Dan lagi-lagi diluar ekspektasi, ada…

Konferensi virtual Institut bu Profesional Pekan Kedua
Bunda Produktif / 15 Februari 2021

Haloo Hexagoniaa. . . . Pekan ini kita masuk di Zona O pekan kedua. Masih ada open space. Kalau minggu lalu saya berperan sebagai participant maka minggu ini saya berperan menjadi bumblebee. Ikut di open space teman walaupun tidak sampai akhir. Sempat memberanikan diri mendaftar menjadi speaker, tetapi terjadi kendala teknis. Saya memencet tombol yang salah yang berakhir data saya hangus dan tidak bisa mendaftar lagi untuk minggu ini. Karena link pendaftaran di setting hanya bisa diisi sekali saja oleh orang yang sama. Ya sudah, tak apa. Minggu depan masih ada kesempatan. Semoga masih dapat tempat. Kenapa saya bilang semoga masih dapat tempat? Karena animo mahasiswi bunda cekatan untuk jadi speaker ternyata besar sekali. Link dibagikan malam hari. Saat saya buka pagi harinya, slot sudah hampir semua terisi. Bolak balik saya lihat jadwal kosong yang berakibat salah pencet. Jadwal yang cepat terisi ini menunjukkan bahwa jiwa belajar dan berbagi mahasiswi Bunda Produktif sungguhlah besar. Bersyukur bisa belajar dan bertumbuh bersama teman dan lingkungan yang sangat kondusif. Walaupun kadang tetap harus terseok dan kepala mengebul menghadapi tantangan-tantangannya, saya bahagia. Hihihi. Begitu seninya belajar bukan? terbentur, terbentur, terbentur dan terbentuk. Begitu kata Ibu Septi. Konferensi virtual yang sedang padat ini ternyata tidak…

Zona Growth Minggu kedua
Bunda Produktif / 26 Januari 2021

Haiii Hexagonia. . . . Selamat datang di zona growth minggu kedua. Minggu-minggu sibuknya di CH Pangkuan Bunda. Kami mulai fokus pada pelaksanaan webinar Maret nanti dan launching Mind Magazine Februari ini. Saya sendiri sedang fokus mengerjakan editing beberapa naskah dan mulai memikirkan acara dengan membuat TOR webinar. Memang saya belum bisa fokus di webinar. Beberapa kali pembahasan tentang sponshorship dan acara webinar, saya masih menyimak dan memberi beberapa pendapat. Belum bisa benar-benar fokus memikirkan acara webinar. Beruntung memiliki tim yang sungguh luar biasa. Saling mengisi dan melengkapi. Perencanaan webinar maupun launching MindMagz yang sudah semakin mendekat mulai terurai satu demi satu. Editing webinar sudah selesai saya lakukan, setelah mengerjakan beberapa tugas di luar Bunda Produktif sepertinya saya akan bisa mulai fokus pada tugas-tugas saya di webinar baik di divisi acara, doreprize maupun dibagian kesekretariatan. Semoga launchin MindMagz di Februari mendatang lancar dan bisa bermanfaat bagi pembacanya. Webinar Mindful Parenting di Masa Pandemi pun bisa terlaksana dengan lancar dan tentu bermanfaat juga. Oiya, selama dua minggu ini kami juga membuat katalog project passion yang di dalamnya memuat seluk beluk project passion satu cluster Ibu dan Anak. Ada 9 project passion yang di jelasakan di katalog tersebut termasuk project passion pangkuan…

Gotong Royong Virtual Cluster Ibu dan Anak
Bunda Produktif / 8 Januari 2021

Hai Hexagoniaaa. . . Kembali lagi dijurnal Bunda Produktif. . . Setelah liburan yang saya pergunakan sebaik-baiknya. Benar-benar libur urusan diluar urusan pribadi dan keluarga. 🤭🤭🤭 Walaupun tetap kepikiran semua tugas dan amanah, tetapi saya tepis agar bisa selfcare. 😁 Pekan ini, seperti biasa ada yang baru di Hexagoncity (kalau tak ada yang baru dan mengejutkan kayaknya bukan di IP deh yaaa 🤭🤭). Yupz, minggu ini setelah libur lumayan panjang, kami disuguhi tugas berupa “gotong royong”? Hah, gotong royong? Iya, kami diminta untuk membentuk tim di masing-masing cluster. Jika biasnya kami bekerja sama di satu co-house (berisi 10 orang) maka kini kami diminya untuk saling bisa bekerja sama di cluster yang terdiri dari 9 co-house atau kira-kira 90 orang. Bentuknya apa saja. Bisa saling melarisi dagangan atau acara, saling membantu iklan, atau saling membantu sesuai keahlian. Untuk pertama kalinya, kemarin siang kami berkumpul 1 cluster dengan menggunakan platform zoom. Saya lihat mayoritas hadir. Seru dan sesuatu yang baru bagi saya. Biasanya zoom dengan peserta banyak saya hadiri untuk pelatihan atau workshop. Nah, kemarin ini kami rapat santai lewat zoom. Tentu saja dengan disambi aktivitas khas ibu-ibu. Ada yang sambil menyusui, ada yang sambil cuci piring, ada yang duduk tenang memperhatikan,…

Extramiles
Bunda Produktif / 12 Desember 2020

Selamat datang di HexagonCity Jurnal kali ini, dikumpulkan 2 minggu lagi, bukan 1 munggu. MasyaAllah-nya pembahasan jurnal di grup CH 9 Ibu dan Anak (Pangkuan Bunda) sudah selesai jauh sebelum deadline pengumpulan. Padahal di luar pembahasan dan pengerjaan jurnal banyak tugas atau kegiatan lain yang perlu kami bahas dan kerjakan. Sebuah peningkatan yang luar biasa. Menandakan bahwa kami semakin solid dan saling bekerja sama. Apakah kami tak ada kendala? Tentu saja ada dan banyak. Namun, kami saling bergandeng tangan untuk menyelesaikannya satu persatu kendala tersebut. Selain kerja kelompok yang baik, performa individu di kelompok kami sungguh menakjubkan. Perkataan Abah Rama bahwa setiap orang itu special dan very limited editon terbukti disini. Ya, masing-masing dari kami membawa kekuatan masing-masing untuk bekerja di kelompok ini. Saya sempat tidak percaya diri karena merasa tak banyak yang saya perbuat untuk kelompok. Atau bahkan merasa diri ini blockers dengan beberapa kelemahan yang saya miliki. Termasuk komunikasi yang kadang to the poin dan sense of humor yang sangat rendah. Namun, saya kemudian menghayati setiap makna kata-kata di atas. Bahwa layaknya teman-teman saya di kelompok, saya pun spesial dan hanya satu di dunia ini. Peran yang saya ambil memang tidak sekrusial peran teman yang lain. Namun, saya kembali…